Beranda > Berita >  Jembatan Apung Pertama di Indonesia Hampir Rampung

Jembatan Apung Pertama di Indonesia Hampir Rampung


, 18 November 2016



CILACAP-MEDIA JALAN JAKARTA. Jembatan Apung buah karya Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dibangun di Desa Ujung Alang, Kampung Laut, Cilacap sudah memasuki tahap akhir pembangunan.

Untuk konstruksi jembatan sudah selesai dan telah ditambatkan. Namun begitu, masih diperlukan beberapa pekerjaan untuk menyempurnakan posisi dan kekuatan jembatan. Antara lain, pemasangan pancang yang berfungsi sebagai pengait supaya jembatan ini relatif aman dan stabil dari arus laguna dan pasang surut air laut.

Jembatan sepanjang 40 meter tersebut menghubungkan Desa Ujung Alang dengan Desa Klaces Kecamatan Kampung Laut. Karya inovatif ini memiliki arti penting untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar. Bila tak ada jembatan, masyarakat yang ingin menyeberang harus menggunakan jasa perahu penyeberangan dengan tarif Rp 10.000-25.000 per orang sekali menyeberang. 

Jembatan apung ini juga bakal melengkapi rencana pemerintah setempat yang ingin mengembangkan kawasan Laguna Segara Anakan sebagai Laboratorium Alam. Harapannya bisa menjadi destinasi wisata baru yang diminati masyarakat.

Secara fisik, jembatan ini tidak berbeda dengan jembatan lain pada umumnya. Kaki-kaki dan struktur tubuh jembatan tersebut terbuat dari baja ringan. Yang berbeda dengan jembatan lain adalah  tapak pijakan kaki-kaki jembatan. Jika umumnya pijakan terbuat dengan metode menancapkan tiang pancang, pada jembatan ini dibuat dari wahana apung yang disebut ponton.

Ponton memiliki tinggi 1,5 meter, lebar 2 meter dan panjang 5 meter terbuat dari beton khusus yang dibuat berongga di bagian tengahnya sehingga memungkinkan benda ini terapung stabil di atas permukaan air dan bisa menjadi pijakan jembatan yang kokoh. Adapun tinggi jembatan dari permukaan air mencapai 5 meter.

Ponton jembatan yang diusulkan Mantan Menko Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo  pada 2015 itu, bersifat modular sehingga bisa dibongkar pasang sesuai kebutuhan. Perancangan jembatan dilakukan pada awal 2016. Kemudian sepanjang Januari sampai April 2016 dilakukan trial assembly jembatan apung.  Sampai pada November 2016 jembatan berhasil dirakit dan ditambatkan. Direncanakan awal Desember 2016 siap untuk diresmikan. Jembatan Apung Pertama di Indonesia Hampir Rampung. (ONE/MKY)

 


Baca Juga :

LONGSOR JALUR SUMEDANG - BANDUNG